Indonesia dikenal dengan sifat konsumtif nya terhadap suatu barang di kehidupan. Jika kita melihat kehidupan generasi muda Indonesia yang penuh dengan kegiatan baik di lingkungan kampus atau di lingkungan pekerjaannya. Melihat keperluan yang diperlukan oleh pemuda Indonesia itu semakin lama semakin tinggi maka pemuda sendiri dituntut untuk memanfaatkan keadaan yang ada untuk setidaknya membantu mereka memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Sebagian generasi muda di Indonesia melirik industry kreatif dengan memanfaatkan media social sebagai media yang digunakan untuk mendapatkan “uang jajan”, seperti menjadi selebgram, blogger dan lain sebagainya.
Salah satu cara yang digunakan oleh generasi muda di Indonesia adalah dengan membuka usaha sendiri atau lebih dikenal dengan menjadi seorang pengusaha (entrepreneur). Hal ini tentu mungkin untuk dilakukan mengingat sudah banyak contoh para pengusaha muda yang berhasil menambah uang jajannya menjadi uang belanja.

Jika saya diperkenankan untuk memulai membuat suatu usaha. Saya ingin mencoba untuk memulai usaha dengan modal yang tidak terlalu besar dan juga lebih fleksibel untuk dikerjakan, mengingat saya akan menjadi seoarang mahasiswa yang mempunyai keterbatasan modal dan waktu. Sebagai pemecah kebuntuan terhadap masalah saya tersebut saya memilih untuk membuka usaha dalam bisnis kuliner. Mengapa bisnis kuliner ? karena menurut saya bisnis kuliner merupakan salah satu bisnis yang terus berkembang di tengah kehidupan masyarakat Indonesia saat ini. secara sederhana setiap orang yang berada pasti membutuhkan makanan atau minuman untuk mereka, maka dari itu bisnis kuliner menurut saya akan bertahan bahkan bisa jadi berkembang di tengah kerasnya persaingan. Berkaitan dengan pesaing tentu telah banyak yang memulai usaha di bidang kuliner ini. namun, dengan kreatifitas kita dapat membuat usaha yang lebih menarik tentu. Dengan kata lain Bisnis kuliner merupakan sebuah lahan yang kerap kali dianggap memberi banyak keuntungan. Dengan modal yang relative kecil.
Bisnis yang akan saya coba adalah Minuman Kopi Kekinian Dalam Kemasan. Ngopi untuk kalangan mahasiswa menjadi salah minuman wajib untuk beberapa orang saat ini.Saya memilih bisnis ini dengan target mahasiswa serta pekerja kantor yang masih muda yang berada di kampus dan daerah perkantoran. Yang membedakan dengan minuman kopi yang lain adalah kemasan yang dapat dibawa kemana saja. Sehingga dapat memenuhi keinginan seorang yang menyukai kopi tanpa harus keluar untuk membelinya. Bisnis ini dapat dimulai dengan modal yang tidak banyak dan dapat juga dikerjakan dirumah.

Biji kopi yang digunakan untuk membuat kopi dalam kemasan ini yaitu dari biji kopi kintamani yang berasal dari komoditas terbaik yang berasal dari Kintamani Bali. Kopi dengan rasa yang cenderung bersahabat karena tidak terlalu pahit, sehingga tepat untuk diminum oleh orang yang baru mencoba kopi ataupun bersahabat juga dengan lidah penikmat kopi. Selain itu karena lokasinya yang berada di bali tentu akan lebih mudah untuk mendapatkannya.

Untuk strategi penjualannya tentu tidak harus menyewa tempat yang mahal melainkan penjualannya akan berbasis online dengan memanfaatkan Gojek atau Gofood. Untuk mengenalkan produk saya ini saya akan menggunakan media social yaitu Instagram, karena target dari usaha saya ini adalah anak muda yang sedang bekerja dan mahasiswa. Notabene mereka menggunakan Instagram sebagai waktu untuk melihat refrensi untuk minuman mereka.


Dengan menggunakan Media social marketing tentu akan lebih murah untuk melakukan pemasaran terhadap produk saya tersebut. Dengan konten yang menarik baik itu konten dalam bentuk foto maupun video yang baik diharapkan akan membantu memberi gambaran terhadap produk yang akan dipasarkan. Sekali lagi ini tidak membutuhkan modal yang banyak melainkan hanya waktu namun dapat dikerjakan di sela waktu saya nanti. Setelah media social saya akan menitipkan produk minuman saya baik di kantin kampus maupun di kantin kantoran sehingga dapat dijangkau lebih cepat lagi tanpa harus menunggu aplikasi online yang terkadang lama. Menitipkan misalnya dengan harga Rp.15.000/per Botol namun pihak kantin dapat menjualnya dengan harga Rp.20.000/per botol. Tentu ini akan membantu banyak penjualan baik dari saya si pengusaha maupun dari kantin tersebut.